agama asli duma riris
Simakulasan tentang 8 artis Indonesia yang mantap pindah agama Kristen berikut ini. Intip Kecantikan Paras Mama Muda Asli Suku Baduy yang Dianggap Mirip Nafa Urbach. Pindah Agama, Salmafina Ngaku Siap Kehilangan Semua yang Dimiliki Gaya Kondangan Duma Riris Istri Judika, Suka Menggunakan Dress dan Kebaya Berwarna Cerah. Entertainment
Aku Langsung Eksekusi' Jadi Kontroversi Usai Parodikan Andhika Kangen Band dan Rizal Armada, Tri Suaka Malah Dipuji Judika, Suami Duma Riris Jatuh Hati dengan Lirik Gubahannya 2 Bulan yang lalu - Judika mengaku kaget dengan adanya kontroversi Tri Suaka yang belakangan ini ramai diperbincangkan. Begini komentarnya.
lintasberita #pilkada 212 411 4g aau aceh admin Adnan Januzaj agama agenda agnes mo ahok alam mayang alfamart alokasi cpns amalan amerika amsterdam anak anak negeri android aneh Hari kedua ngantor sebagai Wakil Walikota Palu, pemilik nama asli Sigit Purnomo Said itu memarahi PNS saat upacara. Judika dan Duma Riris Dikaruniai Anak Laki
DURROTUL YATIMAH (2016) Dampak Efektivitas Pengalihan Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Kendal. Skripsi,Fakultas Ekonomi & Bisnis. DWI, AGUSTINA (2016) Aplikasi Kepegawaian pada PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Berbasis Web. Skripsi,Fakultas Ilmu Komputer.
Frisko, Dwi Karisma Yudha (2012) PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PEMALSUAN IDENTITAS DALAM PERKAWINAN POLIGAMI (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Sidoarjo Nomor : 1624/Pdt.G/2009/PA.SDA). Undergraduate thesis, Faculty of Law.
SUNARMI SUNARMI (2011) Analisis Faktor- Faktor Yang Mepengauhi Pendpatan Asli Daerah (PAD) Dalam Upaya Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kota KEDIRI TAHUN 1985-2010. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
TRIBUNNEWSMAKERCOM - Lama tak terdengar kabarnya, Reza mantan drummer NOAH kini muncul di video klip remake Menghapus Jejakmu. Seperti yang diketahui, Reza sudah lama hengkang dari band yang
ErnestPrakasa terpilih sebagai penulis skenario asli terpilih untuk film Cek Toko Sebelah versi Piala Maya 2017. Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, segera bebas dari masa hukumannya sebagai terpidana kasus penistaan agama. Ernest Prakasa. (Markuat / tabloidbintang.com) Duma Riris Punya Andil Besar Membuat Judika Hengkang dari Major
Ryn perangkap binatang botik → ambotik botoh [bOtOh] Ry v tahu; mambotoh v mengetahui: ganup do halak mambotoh duit semua orang mengetahui tentang uang; marsibotohan v saling mengetahui; pambotoh n orang yang mengetahui; parbinotohan n pengetahuan; tarbotoh v ketahuan; si tahu surat n ahli agama Kamus Bahasa Simalungun – Indonesia
VIVAlife- Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Judika dan Duma Riris. Senin, 20 Oktober 2014, pasangan ini dikaruniai bayi perempuan. Judika dan Duma langsung memberikan nama pada putri pertamanya.
. - Perjalanan cinta Judika dan Duma Riris sebelum berlabuh ke pelaminan begitu keras. Judika yang saat itu masih miskin selalu mendapat penolakan dari orangtua Duma Riris. Namun akhirnya, perjuangan Judika selama 6 tahun pacaran berbuah manis juga. Baca Juga 13 Tahun Tak Pernah Cemburu, Emosi Judika Tiba-tiba Memuncak Ketika Duma Riris Diam-diam Bersekongkol dengan Natasha Wilona untuk Lakukan Hal Ini di Belakangnya Keduanya menggelar acara pernikahan mewah dengan jumlah tamu undangan mencapai orang. Bahkan kini, keduanya telah berbahagia berbahagia dengan hadirnya 2 orang anak. Baca Juga Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Judika Panik Ungkap Kondisinya, Tiap Pagi dari Mulutnya Keluar Darah Kental, Suami Duma Riris Ternyata Derita Penyakit Serius Ini PROMOTED CONTENT Video Pilihan
JAKARTA, - Penyanyi Judika bersama dengan Istri, Duma Riris Silalahi, telah membangun bahtera rumah tangga kurang lebih tujuh tahun. Mereka telah dikaruniai dua anak, Cleo Deora Boru Sihotang dan Judeo Volante Sihotang. Melalui kanal YouTube Judika Official, keduanya berbagi cerita tentang perjalanan cinta mereka, sejak pacaran hingga rumah tangganya yang dibangun sejak Berapa lama ngambek? Menjawab pertanyaan warganet, Judika membandingkan masa ngambek Duma Riris setelah menikah dengan ketika mereka masih berpacaran. Menurut Judika, dulu Duma pernah ngambek selama tiga hari karena suatu hal. Baca juga Cerita Judika Selama Social Distancing Hingga PSBB "Aku dulu pernah tunggu depan mess, waktu zaman Duma habis menang Puteri Indonesia 2007, kita pacaran, aku bikin salah. Terus aku BBM, aku telepon enggak diangkat-angkat. Terus aku sampai parkir mobil tiga hari," kata Judika "Ah lebay, Papa pulang pergi kali," sahut Duma sambil melirik Judika. Kesalahan yang lain, Duma mengaku bahkan pernah merajuk dengan Judika selama satu minggu lebih. Baca juga Duma Riris Ngambek, Begini Cara Judika Meminta Maaf "Aku tuh ngambek pas pacaran bisa sampai seminggu ya, Pah? Bisa seminggu, dua minggu," ungkap Duma. Setelah mereka berumah tangga, Duma tidak pernah merajuk lebih dari satu hari. 2. Restu orangtua Duma Perjalanan cinta Judika dan Duma Riris hingga akhirnya berumah tangga tidak mudah. Mereka terganjal restu orangtua Duma. Pada tiga tahun awal pacaran dengan Judika, Duma sengaja menutupi hubungan asmara dari keluarganya. Sebab, kata Duma, keluarga dan orangtuanya tidak merestui hubungan asmaranya dengan Judika. Baca juga Duma Riris Cerita Perjuangan Judika Dapat Restu Orangtuanya "Jadi tahun pertama, kedua dan ketiga itu masih memanas, jadi mereka orangtua Duma enggak mau tahu kalau aku berhubungan sama yang namanya Judika," kata Duma. "Setiap dengar namanya Judika itu kayak perang dingin, perang saudara, perang dunia ke tiga" sambung Duma sambil tertawa terhadap kenangan tersebut. Ketika sudah memasuki usia pacaran yang kelima tahun, Duma memberanikan diri untuk kembali memperkenalkan Judika ke juga Cerita Judika Saat Kerongkongan Berdarah dan Harus Istirahat Bernyanyi Duma mengungkapkan pada tahun tersebut ia dan Judika mendapatkan restu dari orangtua. "Lima tahun itu kita pacaran, dia lihat 'oh Judika tetap konsisten', yang kedua 'oh ternyata anakku dan Judika semakin sukses dikerjaan maupun dari segi kedewasaan'," kata Duma. 3. Tantangan berat Judika Judika mengatakan tantangan yang dihadapi Duma lebih besar karena orangtuanya yang menentang hubungan mereka. Sementara juri Indonesian Idol itu merasa siap membuktikan keseriusannya dengan Duma. Kesedihan Duma kerap membuat Judika merasa terpuruk. Salah satunya terjadi ketika Duma mendapat SMS dari ayahnya yang memintanya memilih orangtua atau Judika. Baca juga Cerita Judika Selama Social Distancing Hingga PSBB "Itu kan buat aku sebagai laki-laki sebenarnya aku mau fight, tapi kalau lihat tekanan ke dia aku tuh bingung. Karena dia nangis, ya itulah," kata Judika. Judika kemudian menuangkan kesedihannya lewat lagu ciptaannya, "Mama Papa Larang". "Dan lagu itu tercipta memang karena aku baru kena marah sama Papa lewat SMS, dia Judika lihat, dia buat lagu, jadilah 'Mama Papa Larang' dalam waktu dua jam," ungkap Duma. Baca juga Judika Bagikan Semangat dan Pikiran Positif Hadapi Pandemi Virus Corona 4. Sering ditinggal Judika main bola Kini mereka telah membina rumah tangga yang bahagia. Namun ada satu curhat Duma Riris tenang hobi Judika. Dia kerap ditinggal bermain sepak bola. "Aku biasanya nomor kedua dari bola," kata Duma. Duma mengatakan, Judika kerap kali bekerja di luar kota pada Sabtu dan Minggu, kemudian Senin malam dia menjadi juri Indonesian idol. Baca juga Duma Riris Curhat Sering Dinomorduakan oleh Judika, Mengapa? "Kan kadang kamu Sabtu dan Minggu kerja, Senin main bola. Kamu Selasa siang baru bangun, baru ketemu begitu lho," kata Duma menjelaskan kepada Judika. Duma mengakui kegemaran sang suami bermain bola sejak tahun pertama mereka kenal. Lebih dari itu, kata Duma, aktivitas yang dilakukan sang suami merupakan suatu hal yang positif. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Aos 18 anos, atriz afirma que a conexão com Deus traz mais maturidade em diversas situaçõesNascida em família católica, Duda Reis, 18, chegou a estudar em colégio de freiras quando mais nova, mas foi de outra forma que a atriz começou a se relacionar mais intimamente com a religião. Tudo começou quando ela foi a uma igreja evangélica na Barra da Tijuca RJ ““Quando eu fui pela primeira vez na minha igreja, a Batista da Lagoinha, senti uma coisa que eu nunca havia experimentado antes e, desde então, eu nunca mais quis deixar isso”, conta ela à AnaMaria redes sociais, a influenciadora tem compartilhado com os fãs momentos de intimidade com Deus, como vídeos de seu batismo, em novembro de 2019. Há pouco mais de uma semana, Duda fez uma oração ao vivo na ferramenta Story do Instagram, classificado por ela como um passo muito especial em sua caminhada. “A minha intenção ao publicar esses conteúdos é levar uma palavra de conforto a eles [seguidores] porque Deus é isso. É conforto, é amor. Deus não é julgamento nem acusação. Todo mundo tem acesso a Ele e o que eu faço é a minha parte como filha. Ide e pregai o evangelho para todas as criaturas”, relembra Duda sobre uma passagem bíblica. Neste momento de pandemia, Reis afirma que a relação com Deus ajuda a ter mais sabedoria. “Você entende que nada passa do controle de Deus. Ele está no comando de tudo e que isso faz parte do plano de D’Ele. Você se sente reconfortado porque sabe que, quando as portas estão fechadas ou abertas, Deus vai estar do seu lado”, analisa a membro de uma igreja cristã, Duda conta que tem o hábito de orar todas as noites “Faço meu devocional e leio a Bíblia diariamente”.
Anda mungkin pernah mendengar nama Duma Riris Silalahi. Ia adalah wakil dari Sumatera Utara dalam ajang Puteri Indonesia 2007. Pada ajang ini, wanita yang akrab dipanggil Duma ini menyabet gelar Runner Up 1 Putri Indonesia 2007. Wanita kelahiran Balige, 20 September 1983 tersebut adalah anak ketiga dari enam bersaudara, dan menjadi anak tengah ternyata memiliki derita tersendiri baginya. “Anak tengah itu biasanya tidak diperhatikan,†tutur Duma kepada Solusi Life. “Mungkin yang paling diperhatikan itu anak pertama atau akhir. Tapi ngga bisa disalahin juga, karena kita enam bersaudara, jadi mungkin mereka ngga bisa ngebagi kasih sayang mereka sama. Walaupun kalau ditanya mereka akan menjawab, “Sama kok, kita sayang Cuman yang aku rasain itu sebagai anak tengah kurang diperhatikan. Sampai belajar membaca saja, mama atau papa ngga pernah ngajarin, tapi bisa sendiri. Positifnya aku jadi anak yang mandiri. Kalau adik aku harus diajarin, aku mengerjakan PR sesusah apapun, kalau aku masih bisa sendiri, aku ngga akan minta Selain kurang diperhatikan, yang lebih menyakitkan lagi bagi Duma, ia merasa dibedakan dari kakak-kakaknya. “Kadang dibedain dengan kakakku yang paling besar, Mungkin dia dibelikan dua baju, aku cuma satu. Atau aku turunan dari dia, misalnya dia udah gede, terus bajunya dikasih ke aku. Dia dibelikan yang baru. Yang kayak gitu, sebagai anak kecil akan kritis. Pada saat itu aku berpikir, “Kok mama-papa kaya gitu sih? Aku dikasih yang sisa-sisa… Kenapa sih aku ngga diperhatiin? Kenapa sih kalau pembagian sesuatu aku selalu yang paling sedikit..?†Hal itu menimbulkan dendam aja sama orang tua aku. Benci banget, sampe itu yang diinget terus sama aku. Kadang-kadang aku nangis diem-diem, walaupun sebenernya aku masih sayang sama Rasa sakit hati ini dirasakan Duma sejak ia masih kecil hingga bertumbuh remaja. Tapi suatu hari, saat Duma duduk di bangku SMA langkahnya menuntun dirinya kepada sebuah perubahan hidup. “Saat itu aku SMA dan ketemu dengan sebuah persekutuan. Aku minta ijin sama orangtua kalau aku mau ikutan disitu. Waktu itu kebaktiannya setiap hari Jumat. Saat itu aku suka dengan ayat yang berbunyi, “Serahkanlah segala kekuatiranmu, sebab Dia yang memelihara Setiap kali aku kuatir tidak dikasih yang sepantasnya, aku cuma mikir kalau aku punya Tuhan. Di SMA ini aku bisa benar-benar ngga dendam lagi. Aku juga benar-benar minta maaf sama Tuhan. Begitu aku mulai hidup baru aku, aku sudah ngga dendam lagi. Benar-benar ajaib, aku ngga benci lagi tapi malah sayang. Dari biasanya aku nuntut, “Bajunya beliin juga dong..!†Hati aku jadi lapang gitu, “Udah, ngga apa-apa sama kakak Itu ngga pura-pura, tapi benar-benar datang dari Apa sebenarnya yang menjadi dasar perubahan sikap hati Duma ini? Disitu persekutuan aku benar-benar ngerti kalau orang Kristen itu harus menerima Yesus secara pribadi. Kalau dulu aku Kristen, ya Kristen.. Dan aku ngga tahu Kristen itu apa sih sebenarnya. Untuk masuk sorga itu sebenarnya harus gimana sih? Itu ngga pernah diajarin. Disitu persekutuan aku bertumbuh. Aku jadi orang yang lebih baik. Pribadinya juga lebih baik, sehingga bisa mengampuni dan hidupku jadi lebih bahagia serta lebih bersyukur,†demikian Duma menutup kesaksiannya. bbs/jpnn/net Anda mungkin pernah mendengar nama Duma Riris Silalahi. Ia adalah wakil dari Sumatera Utara dalam ajang Puteri Indonesia 2007. Pada ajang ini, wanita yang akrab dipanggil Duma ini menyabet gelar Runner Up 1 Putri Indonesia 2007. Wanita kelahiran Balige, 20 September 1983 tersebut adalah anak ketiga dari enam bersaudara, dan menjadi anak tengah ternyata memiliki derita tersendiri baginya. “Anak tengah itu biasanya tidak diperhatikan,†tutur Duma kepada Solusi Life. “Mungkin yang paling diperhatikan itu anak pertama atau akhir. Tapi ngga bisa disalahin juga, karena kita enam bersaudara, jadi mungkin mereka ngga bisa ngebagi kasih sayang mereka sama. Walaupun kalau ditanya mereka akan menjawab, “Sama kok, kita sayang Cuman yang aku rasain itu sebagai anak tengah kurang diperhatikan. Sampai belajar membaca saja, mama atau papa ngga pernah ngajarin, tapi bisa sendiri. Positifnya aku jadi anak yang mandiri. Kalau adik aku harus diajarin, aku mengerjakan PR sesusah apapun, kalau aku masih bisa sendiri, aku ngga akan minta Selain kurang diperhatikan, yang lebih menyakitkan lagi bagi Duma, ia merasa dibedakan dari kakak-kakaknya. “Kadang dibedain dengan kakakku yang paling besar, Mungkin dia dibelikan dua baju, aku cuma satu. Atau aku turunan dari dia, misalnya dia udah gede, terus bajunya dikasih ke aku. Dia dibelikan yang baru. Yang kayak gitu, sebagai anak kecil akan kritis. Pada saat itu aku berpikir, “Kok mama-papa kaya gitu sih? Aku dikasih yang sisa-sisa… Kenapa sih aku ngga diperhatiin? Kenapa sih kalau pembagian sesuatu aku selalu yang paling sedikit..?†Hal itu menimbulkan dendam aja sama orang tua aku. Benci banget, sampe itu yang diinget terus sama aku. Kadang-kadang aku nangis diem-diem, walaupun sebenernya aku masih sayang sama Rasa sakit hati ini dirasakan Duma sejak ia masih kecil hingga bertumbuh remaja. Tapi suatu hari, saat Duma duduk di bangku SMA langkahnya menuntun dirinya kepada sebuah perubahan hidup. “Saat itu aku SMA dan ketemu dengan sebuah persekutuan. Aku minta ijin sama orangtua kalau aku mau ikutan disitu. Waktu itu kebaktiannya setiap hari Jumat. Saat itu aku suka dengan ayat yang berbunyi, “Serahkanlah segala kekuatiranmu, sebab Dia yang memelihara Setiap kali aku kuatir tidak dikasih yang sepantasnya, aku cuma mikir kalau aku punya Tuhan. Di SMA ini aku bisa benar-benar ngga dendam lagi. Aku juga benar-benar minta maaf sama Tuhan. Begitu aku mulai hidup baru aku, aku sudah ngga dendam lagi. Benar-benar ajaib, aku ngga benci lagi tapi malah sayang. Dari biasanya aku nuntut, “Bajunya beliin juga dong..!†Hati aku jadi lapang gitu, “Udah, ngga apa-apa sama kakak Itu ngga pura-pura, tapi benar-benar datang dari Apa sebenarnya yang menjadi dasar perubahan sikap hati Duma ini? Disitu persekutuan aku benar-benar ngerti kalau orang Kristen itu harus menerima Yesus secara pribadi. Kalau dulu aku Kristen, ya Kristen.. Dan aku ngga tahu Kristen itu apa sih sebenarnya. Untuk masuk sorga itu sebenarnya harus gimana sih? Itu ngga pernah diajarin. Disitu persekutuan aku bertumbuh. Aku jadi orang yang lebih baik. Pribadinya juga lebih baik, sehingga bisa mengampuni dan hidupku jadi lebih bahagia serta lebih bersyukur,†demikian Duma menutup kesaksiannya. bbs/jpnn/net Artikel Terkait
Bagi Duma Riris, pendidikan agama yang diperkenalkan ke anak-anak bisa menjadi investasi jangka panjangAgama tentu menjadi pondasi utama yang perlu diperkenalkan keluarga kepada anak sejak usia dini. Pengenalan agama yang baik tentu akan membantu mengembangkan karakter anak serta semakin dekat dengan sang Pencipta. Sebagai mama dua orang anak, Duma Riris juga sudah memperkenalkan serta memberikan pendidikan agama sedari kecil untuk Cleo 6 dan Judeo 4. Bersama dengan Judika, ia memiliki cara tersendiri agar kedua anaknya mempunyai kedekatan dengan sang Pencipta dan memahami agama yang dianut. "Menurut saya pribadi sebagai orangtua, memperkenalkan agama ke anak itu merupakan sebuah investasi panjang panjang. Agama akan menjadi landasan atau pedoman hidup untuk anak-anak, sehingga mereka bisa menghadapi kehidupan yang sebenarnya nanti," ucap Duma Riris ketika diwawancarai eksklusif pada Jumat 4/12/2020. Bagi Duma, ketika nilai-nilai agama sudah tersampaikan dengan baik ke anak tentu akan membantu membentuk karakter mereka ke arah yang lebih positif. Jika Mama ingin mengetahui cara Duma Riris dan Judika mengajarkan kedua anaknya pembelajaran mengenai agama, kali ini telah merangkumnya secara eksklusif. Simak wawancara eksklusif bersama Duma Riris sebagai Millennial Mama Of The Month Desember 2020 yuk, Ma! 1. Duma Riris mengajarkan kedua anaknya untuk selalu mendoakan orang Andrew Disclaimer Photoshoot dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku Sejak kecil, Cleo dan Judeo sudah diperkenalkan bahwa ada banyak keanekaragaman agama. Setiap agama pun mempunyai nilai-nilai baik dan selalu menyebarkan cinta kasih. "Cleo dan Judeo itu masih anak-anak, jadi mengenalkan agama ke mereka masih yang dasar belum terlalu ribet. Selain mengenalkan untuk selalu doa setiap mau makan, saya dan Judika juga menerapkan doa sebelum tidur secara konsisten," ucap Duma. Doa setiap malam hari terus diterapkan oleh Duma ke anak-anaknya, sehingga menjadi kebiasaan positif yang ditanamkan sejak kecil. "Setiap jam 10 malam, saya dan suami mengajak anak-anak berdoa untuk mendoakan semua orang. Cleo dan Judeo di momen tersebut bisa mendoakan siapa saja mulai dari keluarga, asisten rumah tangga bahkan supir. Pesannya di sini biar mereka bisa mendoakan hal-hal yang baik kepada siapa saja," jelasnya. Duma pun menceritakan momen unik, ketika anak-anaknya main ke rumah Anang Hermansyah untuk bertemu Arsy. Dari pertemuan pertama tersebut, Duma terkejut karena kedua anaknya mendoakan Arsy ketika momen jam doa malam. "Jadi di momen jam doa malam itu, anak-anak mendoakan agar Arsy agar tetap sehat dan bisa menjadi teman karena mereka pun memang baru pertama kali bertemu," jelas mama dua anak ini. Cara Duma mendidik kedua anaknya ini bisa menjadi referensi tersendiri, termasuk ketika mendoakan hal-hal baik untuk orang lain. Kebiasaan positif yang dijalani secara konsisten setiap harinya dapat menjadi bekal tersendiri di dalam hidup anak. Editors' Picks2. Rutin melakukan ibadah kecil selama pandemi Andrew Disclaimer Photoshoot dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku Terkait dengan pengenalan agama, Duma Riris dan Judika sudah membiasakan anak-anaknya untuk menjalani ibadah bersama. Jika sebelumnya kedua anak-anak mereka pergi ke gereja untuk beribadah setiap minggu, namun saat pandemi Covid-19 diharuskan untuk melakukan ibadah kecil di rumah secara virtual. Cleo dan Judeo yang sudah paham tentang virus corona pun mengerti kalau ibadah setiap minggu di tahun ini harus dijalani secara virtual."Ibadah online untuk anak-anak yang sekarang sudah dilengkapi dengan cerita animasi. Jadi Cleo dan Judeo tidak mengikuti ibadah online bersama orang dewasa, namun ada sesi tersendiri," ucap Duma. Ketika diwawancarai secara eksklusif, Duma mengatakan bahwa ibadah online yang dijalani oleh kedua anaknya lebih ke arah animasi dan cerita-cerita Alkitab. "Ibadah online setiap minggunya, mereka akan menonton beragam animasi yang memiliki pesan-pesan pembelajaran tersendiri," jelasnya. Menurut Duma, ibadah online versi anak-anak ini membantu karena tidak membuat Cleo dan Judeo menjadi mudah Duma Riris dan Judika memberikan fasilitas penunjang, sehingga kedua anaknya semakin dekat dengan sang Andrew Disclaimer Photoshoot dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku Sebagai orangtua yang berperan memberikan bimbingan untuk kedua anak-anaknya, Duma Riris dan Judika menyediakan fasilitas penunjang agar mereka lebih mengenal sang Pencipta. "Cleo dan Judeo sebenarnya memiliki buku cerita Alkitab yang versi anak-anak, sehingga kalau dibuka membuat mereka lebih tertarik karena berisikan banyak gambar. Apalagi banyaknya gambar di dalam versi Alkitab ini membuat isinya tidak berat ketika dibaca oleh anak-anak," jelas Duma. Dari ketertarikan kedua anak Duma ketika membaca Alkitab versi bergambar menjadi peluang tersendiri untuk memperkenalkan agama sejak sedini mungkin. Ketika memiliki waktu luang bersama anak-anak, Duma pun membacakan berbagai kisah untuk Cleo dan Judeo. Cara Duma dan Judika ini bisa ditiru karena dapat meningkatkan daya tarik anak-anak, sehingga bisa menemukan celah untuk memperkenalkan agama sejak Doa Bapa Kami seringkali diucapkan sebagai penutup ketika sedang berdoa Andrew Disclaimer Photoshoot dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku Bapa kami yang ada di dalam surga, Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah kerajaan-Mu, Jadilah kehendak-Mu, Di atas bumi seperti di dalam surga, Berilah kami rejeki pada hari ini, Dan ampunilah kesalahan kami, Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya. Amin.Doa Bapa Kami ini sudah mulai diperkenalkan oleh Duma Riris kepada anak-anaknya sebagai penutup setiap kali sedang berdoa. "Kalau Cleo sudah mulai hafal doa Bapa Kami yang ada di surga. Ini terlatih dari hari ke hari karena kalau doa penutup sering ada doa Bapa Kami," jelas Duma Riris. Ketika diwawancara oleh Duma mengatakan bahwa Cleo sudah lancar dan hafal doa Bapa Kami. Sementara itu, kalau Judeo masih belum terlalu fasih dan hafal hanya di bagian setiap ujung kalimatnya saja. Perlu Mama ketahui bahwa Doa Bapa Kami memiliki tiga hal utama yang bisa diajarkan kepada anak-anak sejak dini, antara lain Penyembahan kepada Bapa di surga. Permohonan kepada Bapa di surga. Penyerahan diri kepada Bapa di doa tersebut dapat mengajarkan teladan tersendiri, anak-anak pun bisa berkomunikasi kepada sang Duma Riris memiliki tips tersendiri ketika memperkenalkan agama kepada anak-anaknya Andrew Disclaimer Photoshoot dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku Setiap orangtua tentu memiliki strategi masing-masing ketika ingin memperkenalkan agama kepada kedua anaknya, begitu juga dengan apa yang dijalani oleh Duma Riris dan Judika. Kepada pembaca Duma Riris memberikan tips tersendiri berdasarkan pengalamannya ketika mulai memberikan pemahaman mengenai agama kepada Cleo dan Judeo. "Kalau saya dan Judika sederhana sekali untuk mulai memperkenalkan agama ke anak-anak, dimulai dengan memberikan contoh kepada mereka. Anak lebih mudah meniru, jadi orangtua sebisa mungkin untuk memberikan contoh nyata. Dengan cara seperti ini, anak kecil akan lebih mengerti," jelas Duma. "Cobalah berikan contoh dimulai dengan berdoa di berbagai momen, saat lagi makan atau tidur. Ketika anak-anak melihat ini, mereka akan mengikuti dan menjadi sebuah kebiasaan positif," lanjutnya. Menurut Duma, anak-anak yang masih kecil sebenarnya tidak dijelaskan terlalu panjang terkait sedang memperkenalkan agama kepada mereka. Memberikan contoh bisa menjadi cara terbaik agar anak pelan-pelan belajar memahami sambil diajak untuk berdiskusi. Mengajak kedua anaknya untuk pergi ke rumah ibadah juga menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan agama. Walau di tengah pandemi Covid-19 seluruh aktivitas keagamaan dibatasi untuk kesehatan bersama, Duma tetap menyediakan sedikit waktu Cleo dan Judeo untuk mengikuti ibadah online. "Orangtua juga bisa memperkenalkan agama ke anak mereka melalui cerita, buku atau video animasi. Hanya saja kalau saya pribadi memilih untuk memberikan contoh di depan anak-anak, sehingga Cleo dan Judeo bisa meniru kebiasaan positif tersebut," ucap mama dua anak ini. Itulah beberapa cerita menarik dari Duma Riris yang sudah mulai memperkenalkan agama dan mengajarkan anak-anaknya untuk mendoakan orang lain sedari kecil. Semoga cerita dari Duma Riris ini bisa memberikan inspirasi tersendiri untuk keluarga lain ya, Ma. MillennialMama of the Month Edisi Desember 2020 – Duma RirisProduction - Editor in Chief - Sandra Ratnasari Editor - Onic Metheany Fashion Stylist – Onic Metheany, Putri Syifa Nurfadilah Reporter – Putri Syifa Nurfadilah, FX Dimas Prasetyo Social Media - Irma Erdiyanti Photographer - Michael Andrew Videographer - Moch Reza Fahmi Art Designer – Aristika Medinasari Makeup & Hair Do – Linda Kusumadewi Duma's wardrobe - Jolie Clothing & Cottonink Duma's Earing and necklace set look 1 - La Komple Duma's Earing look 2 & 3 - Serayu Cleo and Judeo's wardrobe - Gingersnap Baca juga Millennial Mama of the Month Edisi Desember 2020 Duma RirisGemas! Anak Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia Hafal Doa Bapa KamiEksklusif Mulai Memperkenalkan Pendidikan Agama, Ditto Percussion Tak Mau Memaksakan SekalaMillennialMama of the Month
PARBOABOA – Merayakan ulang tahun pernikahan yang kedelapan, Judika dan Duma Riris Silalahi mengeluarkan single terbaru yang bertajuk Cinta Ini Milik Kita. Lagu yang dirilis pada hari Selasa 31/8/2021 itu bercerita tentang ucapan syukur mereka atas keberhasilan dalam melewati rintangan dari awal pacaran hingga saat ini. Judika juga mengungkapkan bahwa cerita cinta yang tidak panjang, tetapi tidak pernah mudah dan penuh perjuangan. Selama 8 tahun menjalani pernikahan, rumah tangga Duma tidak pernah diterpa isu miring. Dan kini, Suami Duma Riris menjadi menantu kesayangan sang ibunda. Ingin mengenal lebih dekat runner-up 1 Puteri Indonesia 2007 ini? Yuk, simak profil dan biodata Duma Riris Silalahi, lengkap agama, pendidikan, perjalanan karir dan keluarganya. Profil Duma Riris Silalahi Lahir di Balige, 20 September 1983, Duma Riris Silalahi merupakan runner-up 1 Puteri Indonesia 2007 yang mewakili Provinsi Sumatera Utara. Anak ketiga dari enam bersaudara ini merupakan putri dari pasangan Nobel Silalahi dan Mince Manurung. Salah satu dari kelima saudara Duma mengikuti jejaknya sebagai finalis Puteri Indonesia Sumatera Utara. Dan kini adik bungsu Duma, Theresia Silalahi berprofesi sebagai seorang dokter. Keduanya kerap membagikan kebersamaan di instagram masing-masing. Ibu dua anak ini menghabiskan masa kecil dan remajanya di kota kelahirannya, Balige, Sumatera Utara. Dirinya terkenal sebagai anak yang gemar belajar serta antusias mendalami firman Tuhan. Diketahui Duma Riris menyelesaikan pendidikannya di Universitas Sumatera Utara jurusan Ekonomi Pembangunan. Pada tanggal 31 Agustus 2013, tepat dihari ulang tahun Judika, mereka melangsungkan pemberkatan pernikahan di Gereja HKBP Balige, yang kemudian dilanjut dengan resepsi menggunakan adat Batak pada lapangan depan rumah orang tua Duma. Pasangan yang sempat tidak mendapat restu dari orang tua Duma Riris juga melangsungkan resepsi kedua di Jakarta pada tanggal 7 September 2013. Dari penikahan Judika dan Duma Riris Silalahi yang sudah berjalan selama 8 tahun ini dikaruniai 2 orang anak. Kedua buah hati mereka diberi nama Cleo Deora Br. Sihotang dan Judeo Volante Sihotang. Untuk menambah momongan, Judika menyerahkan keputusan tersebut ke sang Istri. Perjalanan Karir Duma Riris Silalahi Sebelum menjadi finalis Puteri Indonesia, istri Judika Sihotang ini pernah menjadi pegawai kantoran. Dirinya terjun kedunia modelling saat seorang temannya menyodorkan formulir pemilihan Wajah Femina. Wanita berusia 38 tahun ini pun terpilih menjadi pemenang kontes Wajah Femina 2006. Inilah jalan dirinya terjun ke dunia entertainment, namun masih ingin bekerja kantoran. Duma Ririrs juga sempat bekerja sebagai reporter dan presenter di SCTV. Tidak berhenti disitu, dia juga menjajal hal baru dengan persaingan yang lebih tinggi. Istri Judika itu memutuskan mengikuti ajang pemilihan Puteri Indonesia dan keluar menjadi runner-up 1 pada tahun 2007 serta mendapat gelar sebagai Puteri Indonesia Lingkungan. Dan di tahun 2008, ia kembali terpilih mewakili tanah air sebagai duta bangsa pada ajang Miss Internasional 2008, bentuk lanjutan dari runner up Puteri Indonesia. Dan pernah didaulat sebagai Duta Pundi Amal SCTV. Ibu dua anak ini juga melebarkan karirnya dibidang presenter dan film. Bersama sang suami, dirinya beberapa kali membintangi judul film. Salah satu film Judika dan Duma yang dibintangi bersama adalah IMPAL PARIBAN. Selain bermain film bersama, pasangan suami istri ini juga kerap terlibat project menyanyi bersama. Mereka telah merilis dua lagu yang menceritakan tentang perjalanan cinta keduanya. Biodata Duma Riris Silalahi Nama Lengkap Duma Riris Silalahi Nama Panggung Duma Riris Nama Panggilan Duma Tempat, tanggal lahir Balige, 20 September 1983 Zodiak Virgo Agama KristenProtestan Kewarganegaraan Indonesia Pekerjaan Model, Presenter, Aktris Tahun aktif 2006 – sekarang Orang tua Nobel Silalahi ayah dan Mince Manurung ibu Saudara Kandung Theresia Silalahi adik bungsu Duma Suami Judika Sihotang Anak Cleo Deora Br. Sihotang dan Judeo Volante Sihotang Pendidikan Sarjana Ekonomi Pembangunan, Universitas Sumatera Utara Instagram duma_riris TikTok judikaduma Twitter duma_riris YouTube Judika Duma Family Single Duma Riris 2013 Sampai Akhir feat Judika 2021 Cinta Ini Milik Kita feat Judika Film Duma Riris 2009 The Tarix Jabrix 2, IMPAL Pariban
Siapa sih yang gak kenal dengan Duma Riris Silalahi si istri cantik Judika ini? Yuk simak profil, biodata dan perjalanan kariernya berikut ini!Duma Riris Silalahi merupakan model dan juga presenter asal Sumatra Utara yang saat ini berusia 37 tahun gaes. Dia juga merupakan istri dari solois populer, mencuri perhatian karena masih terlihat sangat cantik meski sudah memiliki dua orang anak. Bagaimana tidak, Duma Riris ternyata mantan runner-up-1 Puteri Indonesia 2007 lho gaes!Baca Juga Biodata DEMIAN ADITYA dari Wikipedia Agama, Umur, Tinggi Badan dan Fakta Kisah Cinta Sara WijayantoWanita kelahiran September 1983 ini juga memiliki karier yang cemerlang di ajang kontes kecantikan baik secara nasional maupun dengan sosoknya? Yuk simak biodata Duma Riris Silalahi lengkap dengan umur dan agama, berdasarkan data yang dihimpun oleh tim melalui dunia digital berikut Profil dan Biodata Duma RirisNama Duma Riris SilalahiNama panggilan Duma RirisTempat Tanggal Lahir Toba Samosir, Sumatra Utara, 20 September 1983Umur 37 tahunKeturunan BatakAgama KristenPendidikan Sarjana Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sumatera UtaraPekerjaan Model, Pembawa acara, jurnalis, ratu kecantikannama Orangtua Nobel Silalahi ayah, Mince Manurung ibuNama Pasangan Judika Nalon Abadi SihotangNama Anak Cleo Deora Boru Sihotang, Judeo Volante SihotangTinggi badan 171 cmAkun Instagram duma_riris2. Awal Karier Duma RirisDuma Riris Silalahi diketahui lahir di Toba Samosir, Sumatra Utara pada 20 September 1983. Saat ini, umurnya adalah 31 Juga Biodata GABRIEL PRINCE dari Wikipedia Agama, Umur, Tinggi Badan dan Pertama Viral karena TemannyaDia mengawali kariernya melalui ajang kecantikan yakni Wajah Femina pada tahun 2006 silam. Saat itu, dia berusia 23 lulus dari Universitas Sumatra Utara, Duma melanjutkan kariernya dengan mengikuti ajang Puteri Indonesia pada tahun 2007 gaes. kala itu, dia berhasil terpilih sebagai runner-up-1 di ajang kecantikan tersebut lho!3. Wakili Indonesia di Ajang Miss InternationalBukan hanya di Indonesia, Duma Riris Silalahi berhasil mengikuti ajang kecantikan dalam skala yang lebih besar yakni Miss International pada tahun 2008. Dia berangkat ke Jepang dan Makau mewakili satu aksinya yang patut diuji adalah ketika dia memutuskan untuk gak menggunakan two pieces dalam sesi swimsuit yang kerap mengundang kontroversi. Dia juga mencetak sejarah sebagai perwakilan Sumatra Utara pertama yang masuk ke jajaran 3 besar dalam perhelatan bergengsi Puteri Duma Riris Sempat Tak direstui Meikah dengan Judika Salah satu pemberitaan yang sangat hangat kala itu adalah ketika Judika gak mendapatkan restu dari orangtua Duma Riris untuk menikahinya. Kala itu, keduanya sudah lama berpacaran, namun karier Judika yang melambung tinggi juga tak kunjung membuat orangtua sang istri begitu, keduanya tetap melaksanakan pernikahan pada tanggal 31 Agustus 2013, setelah 6 tahun berpacaran gaes. Pernikahan adat Batak ini dilaksanakan di Gereja HKBP, Rumah Tangga yang Jarang Diterpa Gossip MiringHingga kini, keduanya sudah menjalani rumah tangga selama 7 tahun tanpa terpaan gosip-gosip miring lho gaes!Gak hanya itu, keduanya juga sudah dikaruniai oleh dua orang anak yang menggemaskan yakni Cleo Deora Boru Sihotang, Judeo Volante Juga Biodata Intan Ratna Juwita Lengkap Agama, Umur dan Wiki, Istri Maell Lee Gugat CeraiNah, itu dia lengkap informasi lengkap Duma Riris Silalahi, mulai dari profil biodata lengkap dengan umur dan agama sampai ketinggalan info terbaru tentang artis dan idola kamu hanya di dan Instagram kuyou_id ya!
O Deus do Islamismo de acordo com o Alcorão se chama Alá em árabe Allāh e se caracteriza por ser onipotente e onisciente tal qual o Deus da Bíblia dos cristãos. As escrituras sagradas islâmicas enfatizam que há apenas um Deus que é todo poderoso, ou seja, ele é singular tawhid. A manutenção da ordem como conhecemos é entendido como um ato misericordioso de Alá pelo qual todas as criaturas devem ser gratas. Conforme as crenças islâmicas Alá existe sem um lugar e não há uma visão que possa contemplá-lo, Ele responde ao chamado dos necessitados quando existe fé verdadeira em seus corações. 99 Nomes Para Deus De acordo com a tradição do Islã existem 99 nomes possíveis para Deus sendo que cada um deles refere-se a um tributo específico Dele. Contudo, todos esses nomes referem-se a Alá, o grande nome que contempla todas essas características que tornam o Deus do Alcorão tão poderoso. Destacam-se como os nomes mais mencionados dentre esses 99 “O Compassivo” al-rahman e “O Misericordioso” al-rahim. Mesmo Deus dos Embora existam inúmeras diferenças marcantes entre a religião islâmica e o cristianismo é interessante mencionar que o Deus considerado único para ambas é o mesmo. Também é o mesmo Deus do Judaísmo e de todas as religiões abraâmicas com origem identificada em Abraão. As diferentes doutrinas levam a veneração do mesmo Deus. O Alcorão apresenta Alá como o mesmo Deus de Israel uma vez que é o Deus de Abraão ponto em comum entre as religiões, porém, de uma forma um tanto mais vaga do que Ele é apresentado na Bíblia. Da mesma forma como acontece no Judaísmo, o Islã, não reconhece a Santíssima Trindade. Unicidade de Alá Unicidade de Alá Um dos pontos cruciais de diferença entre o Islamismo e o Cristianismo está na questão da unicidade atribuída a Alá. Ao entender que Deus é único e singular Tawhid se ignora a ideia da Trindade Pai, Filho e Espírito Santo que é a base do cristianismo. Os muçulmanos acreditam que Alá é o princípio e o fim de tudo não existindo nenhuma força que se compare a sua. Ele não gerou e nem foi gerado. Dessa forma a soberania de Alá é indivisível assim como existe a rejeição da ideia de que as forças do bem e do mal são geradas por Ele, os muçulmanos repudiam modos de pensamentos binários. O Deus do Islã é universal e não aceita nenhuma forma de mal. O princípio do Tawhid é o principal do Alcorão. Venerar qualquer entidade criada é considerado como o único pecado imperdoável no Entre o Islã e o Cristianismo Islã e o Cristianismo No Alcorão são mencionados inúmeros personagens bíblicos, embora tenha um de vista diferente do cristianismo, o islamismo, possui escrituras sagradas semelhantes. Abaixo apontaremos alguns desses pontos de contato entre os dois livros sagrados. O Islã nasceu no século 7, cerca de mil anos após o Velho Testamento ter sido escrito e cerca de 600 após o Novo Testamento. Essa religião teve origem a partir de uma combinação de elementos culturais tribais árabes com o cristianismo e o judaísmo. Abraão Abraão É interessante observar que a saga dos muçulmanos começa exatamente da mesma forma que a dos judeus e cristãos, ou seja, com Abraão em árabe Ibrahim recebendo a revelação de um livro sagrado por Alá. O mesmo que Alá faria alguns séculos mais tarde com o profeta Maomé ao lhe ditar as escrituras do Alcorão. O livro entregue a Abraão teria sido perdido e por isso a restauração desse livro na forma do Alcorão seria uma maneira de voltar a tradição original da religião. Numa passagem do livro sagrado do Islã está escrito que Abraão não era judeu e sim monoteísta e muçulmano. Dois Filhos, Dois Povos Na Bíblia Deus pede a Abraão que sacrifique um de seus filhos, nesse texto o escolhido é Isaac que era também filho de Sara, esposa do patriarca. Já no Alcorão Abraão sacrifica Ismael que era filho também da escrava Hagar. Conforme a narrativa islâmica os judeus descendem de Isaac enquanto os árabes descendem de Ismael. Ismael e Isaac Abraão aceita o desígnio de ter que sacrificar o filho favorito e este concorda com o destino até que Deus interfere dizendo que não é necessário que o ato se concretize afinal o teste era a respeito da sinceridade de Abraão em sua fé e ele passou tornando-se o patriarca. Alá então lhe disse que seus dois filhos dariam origem a dois povos grandes povos. O povo advindo de Isaac seria próximo ao patriarca enquanto o de Ismael lhe seria distante. Hagar partiu com o filho para deserto da Arábia procurando um lugar chamado Meca. O patriarca visitou a ex-escrava e Ismael muitas vezes e em Meca construíram a Caaba que é considerado o epicentro do islamismo. Moisés Moisés Da mesma forma que na Bíblia a história de Moisés no Alcorão diz que ele foi colocado num cesto por sua mãe biológica sendo encontrado pela mulher do faraó e criado como um egípcio. Após matar um homem ele é exilado em Midian onde constitui família e posteriormente recebe o chamado de Alá para cumprir a missão de salvar seu povo da escravidão. Moisés recebeu o título de Kalimullah aquele que fala diretamente com Deus. Jesus No Alcorão consta a passagem em que o anjo Gabriel anuncia para a Virgem Maria que ela será mãe do Messias. A jovem se surpreende e pergunta como isso seria possível se ela jamais foi tocada por qualquer homem e então o anjo lhe diz que para a vontade de Alá basta dizer “que assim seja”. Jesus Os muçulmanos consideram um profeta e não o filho de Deus como os cristãos. No Alcorão todos os profetas são reconhecidos por terem uma das características de Deus em maior destaque sendo que Jesus se diferenciava por sua extrema pureza. De acordo com o Alcorão Jesus retornará para estabelecer o reino de paz na Terra até o dia da chegada do Juízo Final. Noé Noé A história de Noé em árabe Nuh se torna mais dramática no Alcorão já que nem todos os seus filhos puderam entrar na arca. Um dos herdeiros foi castigado por Alá a morrer na imensurável inundação.